Home / NTT

Bupati Sikka Resmikan Puskesmas Hepang, 18 Tahun Penantian Warga Terjawab

- Reporter

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan prasasti peresmian Puskesmas Nanga oleh Bupati Sikka.

Penandatanganan prasasti peresmian Puskesmas Nanga oleh Bupati Sikka.

MAUMERE-tajukntt, Gedung Puskesmas Nanga yang berlokasi di Desa Hepang mulai digunakan usai diresmikan Bupati Sikka, Selasa, 20/01/2026. Peresmian ini menandai berakhirnya penantian panjang selama 18 tahun warga atas fasilitas layanan kesehatan yang layak dan representatif.

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago dalam sambutannya mengatakan, peresmian Puskesmas Nanga tidak hanya menjadi simbol hadirnya infrastruktur baru, tetapi juga menjadi harapan baru bagi masyarakat Kecamatan Lela dan sekitarnya untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan.

“Pembangunan fasilitas kesehatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan setiap orang untuk hidup sehat, agar derajat kesehatan masyarakat dapat terus meningkat,” kata Juventus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan, Puskesmas Hepang merupakan simbol tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan. Dukungan dan partisipasi warga menjadi kekuatan penting dalam membangun budaya hidup sehat.

Dalam kesempatan tersebut, Juventus mengingatkan para tenaga kesehatan bahwa pelayanan bukan hanya soal tindakan medis, tetapi juga soal sikap dan empati, karena senyum adalah bagian dari penyembuhan.

“Melayani masyarakat harus dengan senyum dan pikiran yang sehat, supaya pasien merasa nyaman, seperti berada di rumah sendiri,” ujarnya.

Sementara itu dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus menggambarkan bahwa gedung Puskesmas Nanga yang diresmikan merupakan puskesmas prototipe sesuai standar Kementerian Kesehatan.

Kehadirannya menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi sembilan desa di wilayah kerja Puskesmas Nanga, yakni Desa Lela, Sikka, Iligai, Hepang, Korowuwu, Kolidetung, Watutedang, Baopaat, dan Desa Du, dengan total jumlah penduduk mencapai 12.165 jiwa.

Herlemus mengungkapkan, saat ini Puskesmas Nanga didukung oleh 81 tenaga kesehatan. Jumlah tersebut terdiri dari 41 Aparatur Sipil Negara (PNS), 24 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta 16 P3K paruh waktu. Dari sisi profesi, terdapat 19 perawat, 24 bidan, dan 38 tenaga kesehatan lainnya.

Kendati demikian, Herlemus juga mengakui masih adanya keterbatasan tenaga dokter. “Sejak Oktober 2025, Puskesmas Nanga belum memiliki dokter. Selama tiga bulan terakhir, pelayanan dokter dilakukan melalui konsultasi dengan dokter dari Puskesmas Koting,” jelasnya.

Menurut Herlemus, pembangunan gedung puskesmas dengan standar prototipe ini bertujuan agar pelayanan kesehatan yang diberikan memenuhi standar nasional, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang berkualitas, aman, dan bermartabat.

Pembangunan Puskesmas Nanga kata dia, didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2025, Sub Bidang Penguatan Sistem Kesehatan, dengan total anggaran sebesar Rp6,29 miliar.

Paket Pekerjaan Pembangunan Puskesmas Nanga dikerjakan Oleh CV. Bintang Pratama selama 180 Hari kerja terhitung sejak tanggal 4 Juli 2025 sampai dengan 30 Desember 2025. “Kami berterima kasih kepada semua pihak karena proses pengerjaannya berjalan senyap. Setiap kekurangan atau kendala yang dihadapi selalu didiskusikan dengan baik, sehingga pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu,” pungkas Herlemus. (Mia)

Komentar FB

Penulis : Margaretha

Editor : redaksi

Sumber Berita : NTT

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Era Scroll, Imigrasi Maumere Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Strategi Humas Digital
Petrus Robi Tulus: Beli Produk Lokal, Perkuat PAD dan UMKM Sikka
Meriahkan HUT BRI ke 130, Enam BO se-Flores Gelar Pertandingan Futsal Brilian Sportacular
FJM 2025 Resmi Ditutup, Wabup Simon Subandi: “Tahun Depan Harus Lebih Heboh dan Berkualitas”
Festival Jelajah Maumere 2025: Apresiasi dari Kepala Dinas, Harapan Baru untuk Pariwisata Sikka
Target PAD APBD Perubahan Menurun, Fraksi PDIP Nilai Pemkab Ngada Belum Optimal
Kapolri Penuhi Janji Bangun Rumdis di Pulau Palu’E
Penuh Nuansa Adat, Irjen Pol. Rudi Darmoko Disambut Resmi sebagai Kapolda NTT
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 10:16 WITA

Di Era Scroll, Imigrasi Maumere Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Strategi Humas Digital

Sabtu, 24 Januari 2026 - 01:53 WITA

Bupati Sikka Resmikan Puskesmas Hepang, 18 Tahun Penantian Warga Terjawab

Senin, 15 Desember 2025 - 02:33 WITA

Petrus Robi Tulus: Beli Produk Lokal, Perkuat PAD dan UMKM Sikka

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:34 WITA

Meriahkan HUT BRI ke 130, Enam BO se-Flores Gelar Pertandingan Futsal Brilian Sportacular

Senin, 22 September 2025 - 04:25 WITA

FJM 2025 Resmi Ditutup, Wabup Simon Subandi: “Tahun Depan Harus Lebih Heboh dan Berkualitas”

Berita Terbaru