Duka di SMP MBC Ohe: Kado Valentine yang Tak Sempat Terantar dan Petikan Gitar Noni yang Kini Senyap

- Reporter

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kelas dan teman-teman almarhum S. T. N (Noni) tengah menyalakan lilin dan berdoa mengenang almarhum Noni.

Wali Kelas dan teman-teman almarhum S. T. N (Noni) tengah menyalakan lilin dan berdoa mengenang almarhum Noni.

MAUMERE-TAJUKNTT- Suasana di SMP MBC Ohe, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, berubah kelabu. Meja belajar yang biasanya ditempati oleh S.T.N (14), siswi kelas VIII yang akrab disapa Noni, kini tak lagi berisi buku-buku pelajaran.

Saat media ini menyambangi SMP MBC Ohe pada Kamis (26/2/2026) pagi, sebuah meja kayu di ruang kelas VIIIB menjadi pusat perhatian. Di sanalah tempat Noni menimba ilmu, yang kini dipenuhi nyala lilin putih. Teman-teman sekelasnya bersama Wali Kelas Theresia Avilanti tampak melingkar, tertunduk lesu dalam isak tangis dan doa yang mendalam.

Noni diketahui ditemukan meninggal dunia secara tragis pada Senin (23/2/2026) siang. Kepergiannya yang mendadak meninggalkan luka mendalam bagi keluarga besar sekolah yang mengenalnya sebagai sosok berprestasi dan penuh talenta.
Kado Valentine yang Tak Sempat Terantar

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kelas VIIIB, Theresia Avilanti

Wali Kelas VIIIB, Theresia Avilanti, tak mampu membendung air mata saat mengenang anak didiknya itu. Baginya, Noni bukan sekadar siswi biasa. Ia adalah remaja yang menonjol di mata pelajaran Bahasa Inggris dan IPS.
Namun, yang paling menyayat hati Theresia adalah sebuah amanah yang tertunda. Noni rupanya telah menyiapkan kado Valentine untuk sang guru pada 14 Februari lalu. Namun, karena Theresia berhalangan hadir hari itu, kado tersebut belum sempat diserahkan.

“Saat saya ke rumah duka, mama kecil Noni menyampaikan bahwa ada kado Valentine dari Noni untuk saya. Saya sedih sekali, kado itu disiapkan dengan tulus tapi kami tidak sempat bertemu untuk terakhir kalinya,” ungkap Theresia sambil terisak, Kamis (26/2/2026).

Theresia mengenang Noni sebagai pribadi yang ceria dan ringan tangan. “Noni itu paling hobi main gitar. Kalau ada ekstrakurikuler atau pentas, dia selalu minta tampil membawakan lagu-lagu berbahasa Inggris,” tambahnya.
Petikan Gitar yang Kini Senyap

Tampak depan SMP. MBC Ohe di Desa Rubit.

Nada serupa disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah SMP MBC Ohe, Saferius Baga Loe. Di matanya, Noni adalah siswi yang selalu aktif pada kegiatan pengembangan minat di sekolah. Setiap Sabtu, Noni tak pernah absen menenteng gitarnya ke sekolah.

“Dia punya keterampilan musik yang luar biasa. Setiap kegiatan sekolah, dia sangat aktif. Kami kehilangan siswi yang sangat berbakat di bidang seni musik,” ujar Saferius.

Pihak sekolah mengaku sangat terkejut dengan kabar duka ini. Mengingat seminggu sebelumnya siswa sedang menjalani pembelajaran mandiri di rumah, informasi mengenai hilangnya Noni baru diterima pihak sekolah pada Senin pagi. Tak disangka, sore harinya kabar duka justru datang menjemput.

Pihak sekolah meminta aparat kepolisian untuk bergerak cepat mengusut tuntas kasus ini.

“Kami berharap pihak Polres Sikka cepat mengungkap motif kematian tak wajar Noni dan menangkap para pelaku. Keadilan harus ditegakkan untuk anak kami,” tegas Saferius Baga Loe.

Kini, koridor SMP MBC Ohe terasa lebih sunyi. Tak ada lagi suara petikan gitar dan nyanyian lagu berbahasa Inggris dari sudut kelas. Yang tersisa hanyalah kado Valentine yang menjadi saksi bisu kasih sayang seorang siswi yang pergi terlalu cepat dalam balutan tragedi.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dakwaan Jaksa di Sidang Perdana STN: Kekerasan Seksual, Pembunuhan, dan Upaya Hilangkan Jejak
Barang Bukti Dipertanyakan, Kasat Reskrim Polres Sikka: Kayu 1,5 Meter Digunakan Menutup Jenazah
Banyak Kejanggalan, Jaringan HAM Sikka Minta Pasal Pembunuhan Remaja di Desa Rubit Ditinjau Ulang
Update Kasus Pembunuhan di Rubit: Kejari Sikka Tambah Pasal Sangkaan dan Berkas Akan Segera Dilimpahkan ke PN Maumere
P-21 yang Dipaksakan? Kuasa Hukum Anak Korban STN Beberkan 8 Alasan Berkas Belum Layak P-21
Mobil Pick Up Terjun ke Jurang di Pantai Tanjung Kajuwulu, Sopir Tewas
Warga Sikka Diduga Bunuh Diri Karena Depresi Alami Sakit yang Menahun
Warga Kota Maumere yang Tinggal Sendirian Ditemukan Membusuk di Dalam Rumahnya, Diduga Akibat Sakit Komplikasi
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:03 WITA

Dakwaan Jaksa di Sidang Perdana STN: Kekerasan Seksual, Pembunuhan, dan Upaya Hilangkan Jejak

Rabu, 29 April 2026 - 01:59 WITA

Barang Bukti Dipertanyakan, Kasat Reskrim Polres Sikka: Kayu 1,5 Meter Digunakan Menutup Jenazah

Kamis, 23 April 2026 - 04:14 WITA

Banyak Kejanggalan, Jaringan HAM Sikka Minta Pasal Pembunuhan Remaja di Desa Rubit Ditinjau Ulang

Senin, 20 April 2026 - 08:42 WITA

Update Kasus Pembunuhan di Rubit: Kejari Sikka Tambah Pasal Sangkaan dan Berkas Akan Segera Dilimpahkan ke PN Maumere

Senin, 20 April 2026 - 04:34 WITA

P-21 yang Dipaksakan? Kuasa Hukum Anak Korban STN Beberkan 8 Alasan Berkas Belum Layak P-21

Berita Terbaru