Terdakwa Anak Kasus Pembunuhan Noni Divonis 10 Tahun Penjara, Keluarga Korban Kecewa Berat

- Reporter

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAUMERE, TAJUKNTT- Majelis hakim Pengadilan Negeri Maumere menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada Fransiskus Rofinus Gewar, terdakwa anak dalam kasus pembunuhan almarhumah Stevania Trisanti Noni, Rabu (13/5/2026) pagi.

Putusan tersebut langsung memicu tangisan histeris dan kekecewaan mendalam dari keluarga korban yang sejak awal berharap hukuman lebih berat atas kasus pembunuhan yang mereka nilai sangat keji.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Vonis 10 tahun itu merupakan hukuman maksimal bagi pelaku anak sesuai ketentuan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak. Namun, keluarga korban menilai hukuman tersebut belum mencerminkan rasa keadilan atas penderitaan yang mereka alami.

Kuasa hukum keluarga korban, Viktor Nekur, menyebut putusan tersebut memperlihatkan bahwa sistem hukum lebih menitikberatkan pada kepastian hukum dibanding rasa keadilan masyarakat dan keluarga korban.

“Ini soal keadilan yang dirasakan keluarga korban. Ketika kejahatan dilakukan dengan sangat kejam, tetapi hukuman dibatasi karena status pelaku masih anak, maka keluarga merasa keadilan itu belum benar-benar hadir,” ujar Viktor.

Menurutnya, berbagai persoalan dalam proses penanganan kasus turut menambah kekecewaan keluarga, termasuk belum ditemukannya sejumlah barang bukti yang dianggap penting oleh pihak keluarga maupun dalam penyelesaian secara adat.

“Masih ada barang-barang korban yang belum ditemukan, seperti pakaian korban dan bagian tubuh korban. Itu menjadi luka yang belum selesai bagi keluarga,” katanya.

Viktor juga menyoroti kemungkinan adanya pengurangan hukuman melalui remisi yang dinilai dapat semakin mengurangi efek jera terhadap pelaku.
Sementara itu, ibu korban, Maria Yohana Nona, tidak mampu menahan kesedihannya usai sidang putusan. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan rasa kecewa terhadap hukuman yang dijatuhkan majelis hakim.

“Anak saya disiksa dengan sangat kejam. Kalau hukumannya hanya seperti ini, jangan salahkan kalau nanti ada orang yang memanfaatkan anak-anak untuk melakukan kejahatan,” ucap Mama Maria sambil menangis.

Keluarga korban juga meminta pemerintah dan DPR RI untuk meninjau kembali aturan mengenai hukuman terhadap pelaku anak dalam kasus kejahatan berat, agar rasa keadilan bagi korban dan keluarga tidak diabaikan.

Usai sidang, aparat keamanan tampak melakukan penjagaan ketat di sekitar Pengadilan Negeri Maumere dan Polres Sikka guna mengantisipasi potensi aksi lanjutan dari massa keluarga korban yang masih merasa tidak puas terhadap putusan tersebut.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sikka Darurat Kesehatan Jiwa: Angka ODGJ Tembus 1.236 Kasus, 25 Kasus Bunuh Diri
PT FTF Globalindo Akan Tata Ulang Taman Monumen Tsunami Maumere Jadi Ruang Publik Aktif Produktif Demi Dongkrak PAD Sikka
PT Citra Niaga Logistik Cabang Maumere Janji Berikan Santunan bagi Buruh yang Meninggal Terjatuh dari Mobil Boks saat Jam Kerja
Buruh Logistik yang Meninggal Terjatuh dari Mobil Box saat Bekerja Belum Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Disnaker Sikka Desak Perusahaan Penuhi Hak Korban
Keluarga Korban S.T.N Demo Kejari Sikka, Kajari Respon dengan Bidik Perkara Baru Dugaan Sumpah Palsu
Lansia 84 Tahun Asal Desa Hoder, Sikka yang Dilaporkan Hilang Akhirnya Ditemukan
Lansia 84 Tahun Asal Desa Hoder, Sikka Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Pencarian
Dosen Fakultas Hukum Unipa: Salah Tangkap Kasus Narkotika di Sikka Patut Dipertanyakan
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:26 WITA

Sikka Darurat Kesehatan Jiwa: Angka ODGJ Tembus 1.236 Kasus, 25 Kasus Bunuh Diri

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:40 WITA

Terdakwa Anak Kasus Pembunuhan Noni Divonis 10 Tahun Penjara, Keluarga Korban Kecewa Berat

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:46 WITA

PT FTF Globalindo Akan Tata Ulang Taman Monumen Tsunami Maumere Jadi Ruang Publik Aktif Produktif Demi Dongkrak PAD Sikka

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:33 WITA

PT Citra Niaga Logistik Cabang Maumere Janji Berikan Santunan bagi Buruh yang Meninggal Terjatuh dari Mobil Boks saat Jam Kerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:28 WITA

Buruh Logistik yang Meninggal Terjatuh dari Mobil Box saat Bekerja Belum Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Disnaker Sikka Desak Perusahaan Penuhi Hak Korban

Berita Terbaru