Satu-Satunya Dari NTT Bapperida Kabupaten Sikka Raih Penghargaan Nasional dari BRIN

- Reporter

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapperida Sikka Margaretha M.D Bapa saat menerima penghargaan dari BRIN .

Kepala Bapperida Sikka Margaretha M.D Bapa saat menerima penghargaan dari BRIN .

Maumere, 22 Oktober 2025– Kabupaten Sikka kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sikka berhasil meraih penghargaan bergengsi “Bapperida Optimal 2025” dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Penghargaan ini diberikan atas peran aktif Bapperida Sikka dalam mengoptimalkan potensi daerah dan menyelesaikan berbagai permasalahan melalui riset dan inovasi berbasis bukti.

Penyerahan penghargaan dijadwalkan berlangsung pada Senin, 27 Oktober 2025, di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, K.A. Thamrin, Jakarta, dan akan diterima langsung oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, SH.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satu-satunya dari NTT

Berdasarkan surat resmi BRIN bernomor B-674/I/RI.01.00/10/2025 tertanggal 19 Oktober 2025, penilaian dilakukan terhadap 24 provinsi, 187 kabupaten, dan 41 kota yang telah membentuk BRIDA atau BAPPERIDA di seluruh Indonesia.

Evaluasi difokuskan pada dua indikator utama, yakni:

1. Pemanfaatan hasil kajian kebijakan yang telah dirumuskan, dan

2. Peran BRIDA/BAPPERIDA dalam optimalisasi potensi serta penyelesaian permasalahan daerah.

Hasilnya, hanya 39 daerah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota yang berhasil meraih penghargaan “Apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025”, dan Kabupaten Sikka menjadi satu-satunya daerah dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masuk daftar penerima apresiasi nasional tahun ini.

Kepala Bapperida: “Buah Kerja Kolaboratif untuk Daerah”

Kepala Bapperida Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes da Maga Bapa, ST., M.Eng., yang akrab disapa Femy Bapa, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

“Puji Tuhan dan berkat dukungan leluhur Nian Tana, Kabupaten Sikka berhasil meraih penghargaan ini. Terima kasih atas kerja sama dan dukungan semua pihak selama ini,” ujar Femy Bapa kepada media, Rabu (22/10/2025) malam.

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor dalam menghadirkan riset dan inovasi yang benar-benar menjawab kebutuhan daerah.

“Prestasi ini menjadi tonggak penting bagi Kabupaten Sikka untuk memperkuat riset dan inovasi berbasis bukti serta mempercepat pembangunan daerah yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan,” tambahnya.

BRIN Dorong Penguatan Ekosistem Inovasi Daerah

BRIN dalam keterangannya menjelaskan, penghargaan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem riset dan inovasi di daerah, khususnya dalam mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku industri.

Evaluasi difokuskan pada kemampuan BRIDA/BAPPERIDA menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti, serta kontribusinya dalam memperkuat pengambilan keputusan pembangunan di daerah.

Deretan Daerah Penerima Apresiasi 2025

Selain Kabupaten Sikka, penghargaan kategori “Peran BRIDA dalam Optimalisasi Potensi dan/atau Penyelesaian Permasalahan Daerah” juga diberikan kepada sejumlah daerah lain, di antaranya:

Provinsi: Bali, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, Riau, dan Sumatera Selatan.

Kabupaten/Kota: Aceh Jaya, Banggai, Malang, Sukabumi, Denpasar, dan Surabaya.

Tonggak Baru Inovasi Daerah Sikka

Raihan penghargaan ini menegaskan komitmen Kabupaten Sikka dalam memperkuat riset, inovasi, dan perencanaan pembangunan berbasis data serta bukti ilmiah.

Melalui sinergi Bapperida dengan berbagai pihak, Sikka kini menempatkan diri sebagai salah satu daerah yang mampu menerjemahkan semangat riset dan inovasi menjadi kebijakan nyata demi kesejahteraan masyarakat.

“Ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang untuk menjadikan Sikka sebagai laboratorium inovasi pembangunan daerah di NTT,” tutup Femy Bapa.

Komentar FB

Penulis : Wiliam

Editor : Wiliam

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“BPJS Gandeng Jaksa Agung, Ada Apa dengan JKN?”
BPJS Kesehatan–Gojek Kolaborasi, Pastikan Mitra Terlindungi JKN
Tiga Dokter Bedah Plastik dari Tiga RS Besar Turun di Sikka, Tangani 26 Pasien Bibir Sumbing dalam Baksos di RS Santa Elisabeth Lela
BPJS Kesehatan Kukuhkan Duta Muda 2025: Generasi Penggerak Literasi JKN di Era Digital
BPJS Kesehatan Raih Dua Penghargaan di Indonesia Technology Excellence Awards 2025
110 Perusahaan Raih Satya JKN Award 2025, BPJS Kesehatan: Kepatuhan Bukan Sekadar Kewajiban, Tapi Tanggung Jawab Moral
Presiden Prabowo Tegaskan Meritokrasi Jadi Landasan Pembinaan Kepemimpinan TNI di HUT ke-80
“HEBOH! Ulat Nongol di Nasi Program MBG di Maumere, Siswa Auto Jijik!” Penyedia Bantah
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:43 WITA

“BPJS Gandeng Jaksa Agung, Ada Apa dengan JKN?”

Senin, 12 Januari 2026 - 07:18 WITA

BPJS Kesehatan–Gojek Kolaborasi, Pastikan Mitra Terlindungi JKN

Jumat, 5 Desember 2025 - 07:11 WITA

Tiga Dokter Bedah Plastik dari Tiga RS Besar Turun di Sikka, Tangani 26 Pasien Bibir Sumbing dalam Baksos di RS Santa Elisabeth Lela

Kamis, 20 November 2025 - 02:33 WITA

BPJS Kesehatan Kukuhkan Duta Muda 2025: Generasi Penggerak Literasi JKN di Era Digital

Kamis, 23 Oktober 2025 - 02:53 WITA

BPJS Kesehatan Raih Dua Penghargaan di Indonesia Technology Excellence Awards 2025

Berita Terbaru

Lembaga pengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini resmi menggandeng Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI untuk memperkuat penanganan berbagai persoalan hukum dalam penyelenggaraan JKN. (12/012026)

Nasional

“BPJS Gandeng Jaksa Agung, Ada Apa dengan JKN?”

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:43 WITA