Seorang Pemuda Bacok Tiga Tetangganya Hingga Luka Berat di Desa Watukobu, Sikka

- Reporter

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

MAUMERE-TAJUKNTT-Seorang pria berinisial S (27) nekat melakukan aksi penganiayaan berat menggunakan senjata tajam jenis parang terhadap tiga orang warga yang sedang berkumpul di dalam rumah di Dusun Habihogor, Desa Watukobu, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Rabu (25/03/2026) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa berdarah ini terjadi sekitar pukul 21.00 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat ketiga korban, yakni YK (38), MM (46), dan JNR (29), sedang duduk bersantai sambil berkaraoke di rumah Yohanes. Keterangan lainya menyebutkan kejadian berlangsung ketika para korban sedang makan dan minum di dalam rumah salah satu korban.

Pelaku menguhunus parang muncul mendadak, seketika menyerang dan membacok ketiga korban secara membabi buta. Para korban tak bisa menyelamatkan diri menjadi amukan pelaku dengan parangnya. Belum diketahui penyebab kejadian yang membuat heboh warga Desa Watukobu semalam. Sementara ketiga korban yang mengalami luka berat sedang dirawat di RS St.Gabriel Kewapante.

Aparat Polsek Kewapante dan Koramil Kewapante turun ke lokasi menenangkan warga yang marah dengan tindakan pelaku. Informasi yang dihimpun media ini, terduga pelaku usai melakukan pembacokan, langsung menyerahkan diri ke Mako Brimob Maumere yang bersebelahan lokasi dengan kantor Polsek Kewapante.

Kasi Humas Polres Sikka, Iptu Leonardus Tunga, mengatakan, terduga pelaku saat ini telah berada di Mapolres Sikka dan sedang diambil keterangan oleh penyidik. Hingga kini proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Ya benar telah diamankan 1 orang terduga pelaku, saat ini sementara diambil keterangan oleh penyidik. Sementara tim lain masih di lapangan untuk melakukan tindakan kepolisian termasuk penyelidikan terduga pelaku lainnya yang turut terlibat dalam kasus tersebut,” ungkapnya.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dakwaan Jaksa di Sidang Perdana STN: Kekerasan Seksual, Pembunuhan, dan Upaya Hilangkan Jejak
Barang Bukti Dipertanyakan, Kasat Reskrim Polres Sikka: Kayu 1,5 Meter Digunakan Menutup Jenazah
Banyak Kejanggalan, Jaringan HAM Sikka Minta Pasal Pembunuhan Remaja di Desa Rubit Ditinjau Ulang
Update Kasus Pembunuhan di Rubit: Kejari Sikka Tambah Pasal Sangkaan dan Berkas Akan Segera Dilimpahkan ke PN Maumere
P-21 yang Dipaksakan? Kuasa Hukum Anak Korban STN Beberkan 8 Alasan Berkas Belum Layak P-21
Mobil Pick Up Terjun ke Jurang di Pantai Tanjung Kajuwulu, Sopir Tewas
Warga Sikka Diduga Bunuh Diri Karena Depresi Alami Sakit yang Menahun
Warga Kota Maumere yang Tinggal Sendirian Ditemukan Membusuk di Dalam Rumahnya, Diduga Akibat Sakit Komplikasi
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:03 WITA

Dakwaan Jaksa di Sidang Perdana STN: Kekerasan Seksual, Pembunuhan, dan Upaya Hilangkan Jejak

Rabu, 29 April 2026 - 01:59 WITA

Barang Bukti Dipertanyakan, Kasat Reskrim Polres Sikka: Kayu 1,5 Meter Digunakan Menutup Jenazah

Kamis, 23 April 2026 - 04:14 WITA

Banyak Kejanggalan, Jaringan HAM Sikka Minta Pasal Pembunuhan Remaja di Desa Rubit Ditinjau Ulang

Senin, 20 April 2026 - 08:42 WITA

Update Kasus Pembunuhan di Rubit: Kejari Sikka Tambah Pasal Sangkaan dan Berkas Akan Segera Dilimpahkan ke PN Maumere

Senin, 20 April 2026 - 04:34 WITA

P-21 yang Dipaksakan? Kuasa Hukum Anak Korban STN Beberkan 8 Alasan Berkas Belum Layak P-21

Berita Terbaru