Rekonstruksi Molor, Warga Padati TKP Kasus Pembunuhan Pelajar SMP di Rubit

- Reporter

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAUMERE-TAJUKNTT-Pelaksanaan rekonstruksi kasus pembunuhan pelajar SMP di Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, pada Rabu (1/4/2026) berlangsung molor dari jadwal semula. Rekonstruksi yang semula dijadwalkan pukul 09.00 WITA hingga pukul 12.30 WITA belum dimulai.

Rencananya rekonstruksi akan berlangsung di rumah anak tersangka FRG (16) dan SG (44) di Kampung Woloklereng, Dusun Woloklereng, Desa Rubit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski terjadi pergeseran waktu, antusiasme warga tidak surut. Mereka tetap bertahan di lokasi untuk menyaksikan langsung proses reka ulang adegan tersebut.

Pantauan di lapangan, cuaca mendung dan hujan rintik sempat mengguyur area rekonstruksi. Namun, kondisi cuaca tidak menghalangi warga dari berbagai desa untuk terus memadati sekitar TKP.

Kepala Desa Rubit, Polikarpus Heret, mengimbau masyarakat yang hadir agar tetap menjaga ketertiban selama proses rekonstruksi berlangsung.

Ia meminta warga tidak terpancing emosi dan tetap menghormati jalannya proses hukum yang sedang dilakukan oleh aparat kepolisian. Sementara itu, aparat keamanan tampak bersiaga di lokasi.

“Kami sudah melaksanakan pendekatan dengan kepolisian bahwa kita boleh mengikuti kegiatan yang ada dengan catatan sanggup menjaga kondisi yang aman di lokasi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, rekonstruksi ini merupakan bagian penting dalam proses penyidikan guna memperjelas rangkaian peristiwa serta menguji kesesuaian antara keterangan para tersangka dengan fakta di lapangan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus ini bermula saat korban STN dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Jumat (20/2/2026). Tiga hari kemudian, Senin (23/2/2026), jasad korban ditemukan di aliran kali di Desa Rubit, Kabupaten Sikka pada 23 Februari 2026.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dakwaan Jaksa di Sidang Perdana STN: Kekerasan Seksual, Pembunuhan, dan Upaya Hilangkan Jejak
Barang Bukti Dipertanyakan, Kasat Reskrim Polres Sikka: Kayu 1,5 Meter Digunakan Menutup Jenazah
Banyak Kejanggalan, Jaringan HAM Sikka Minta Pasal Pembunuhan Remaja di Desa Rubit Ditinjau Ulang
Update Kasus Pembunuhan di Rubit: Kejari Sikka Tambah Pasal Sangkaan dan Berkas Akan Segera Dilimpahkan ke PN Maumere
P-21 yang Dipaksakan? Kuasa Hukum Anak Korban STN Beberkan 8 Alasan Berkas Belum Layak P-21
Mobil Pick Up Terjun ke Jurang di Pantai Tanjung Kajuwulu, Sopir Tewas
Warga Sikka Diduga Bunuh Diri Karena Depresi Alami Sakit yang Menahun
Warga Kota Maumere yang Tinggal Sendirian Ditemukan Membusuk di Dalam Rumahnya, Diduga Akibat Sakit Komplikasi
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:03 WITA

Dakwaan Jaksa di Sidang Perdana STN: Kekerasan Seksual, Pembunuhan, dan Upaya Hilangkan Jejak

Rabu, 29 April 2026 - 01:59 WITA

Barang Bukti Dipertanyakan, Kasat Reskrim Polres Sikka: Kayu 1,5 Meter Digunakan Menutup Jenazah

Kamis, 23 April 2026 - 04:14 WITA

Banyak Kejanggalan, Jaringan HAM Sikka Minta Pasal Pembunuhan Remaja di Desa Rubit Ditinjau Ulang

Senin, 20 April 2026 - 08:42 WITA

Update Kasus Pembunuhan di Rubit: Kejari Sikka Tambah Pasal Sangkaan dan Berkas Akan Segera Dilimpahkan ke PN Maumere

Senin, 20 April 2026 - 04:34 WITA

P-21 yang Dipaksakan? Kuasa Hukum Anak Korban STN Beberkan 8 Alasan Berkas Belum Layak P-21

Berita Terbaru