Sikka Darurat Kesehatan Jiwa: Angka ODGJ Tembus 1.236 Kasus, 25 Kasus Bunuh Diri

- Reporter

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAUMERE-TAJUKNTT-Masalah kesehatan jiwa di Kabupaten Sikka kini telah bergeser dari sekadar isu kesehatan menjadi sebuah krisis kemanusiaan yang mendesak. Data pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka menunjukkan peningkatan jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sangat signifikan dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2023 tercatat sebanyak 1.179 orang, kemudian meningkat menjadi 1.220 orang di tahun 2024, dan mencapai 1.241 orang pada tahun 2025. Hingga triwulan pertama tahun 2026, tercatat sudah ada 1.236 warga yang mengalami gangguan jiwa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini diperparah dengan tingginya kasus bunuh diri yang mencapai 25 kasus dalam tiga tahun terakhir, di mana mayoritas korban berasal dari kelompok usia dewasa dengan metode gantung diri, penggunaan racun, hingga membakar diri.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, dalam sambutan yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, mengungkapkan bahwa kesehatan jiwa merupakan bagian integral dari kesehatan menyeluruh yang memerlukan penanganan cepat dan tepat.

Beliau menekankan bahwa para penyandang disabilitas mental atau ODGJ memiliki hak atas perlakuan yang layak sesuai dengan mandat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016.

Menurutnya, persoalan ini sangat kompleks karena para penyintas harus berhadapan dengan tembok birokrasi, mulai dari kendala administrasi BPJS, dokumen kependudukan yang menghambat akses bantuan sosial, hingga kelangkaan obat-obatan spesifik di tingkat Puskesmas.

Keterbatasan infrastruktur medis juga menjadi tantangan besar bagi masyarakat Sikka. Saat ini, hanya sekitar 31,8 persen pusat kesehatan yang memiliki poli kesehatan jiwa, sementara satu-satunya rumah sakit jiwa rujukan terletak sangat jauh di ibu kota provinsi.

Jarak geografis yang timpang ini berisiko memicu kekambuhan bagi pasien yang harus melakukan perjalanan panjang hanya untuk mendapatkan pengobatan rutin.

Merespons situasi darurat tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka bekerja sama dengan Yayasan PAPHA Indonesia melalui Proyek BERSAHAJA menggelar rapat koordinasi strategis pada Rabu (13/5/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk mengaktifkan kembali peran Tim Penanggulangan Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) di tingkat kabupaten hingga kecamatan.

Kolaborasi ini melibatkan peran aktif berbagai instansi terkait, mulai dari sektor sosial, kepolisian, hingga perangkat desa, guna memastikan penanganan kesehatan jiwa tidak lagi hanya menjadi beban sektor kesehatan semata.

Langkah strategis yang kini mulai dijalankan difokuskan pada upaya promotif dan preventif melalui skrining dini di sekolah serta lembaga keagamaan untuk meruntuhkan stigma negatif.

Secara paralel, pemerintah juga melakukan sinkronisasi komunikasi antara dokter umum di Puskesmas dan psikiater di RSUD TC Hillers agar pasien bisa mendapatkan resep obat tanpa kendala jarak.

Salah satu terobosan penting yang dihasilkan adalah penyepakatan Standar Operasional Prosedur (SOP) Kegawatdaruratan Psikiatri yang menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia, memastikan setiap penanganan kondisi darurat di tengah masyarakat dilakukan secara manusiawi tanpa kekerasan.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terdakwa Anak Kasus Pembunuhan Noni Divonis 10 Tahun Penjara, Keluarga Korban Kecewa Berat
PT FTF Globalindo Akan Tata Ulang Taman Monumen Tsunami Maumere Jadi Ruang Publik Aktif Produktif Demi Dongkrak PAD Sikka
PT Citra Niaga Logistik Cabang Maumere Janji Berikan Santunan bagi Buruh yang Meninggal Terjatuh dari Mobil Boks saat Jam Kerja
Buruh Logistik yang Meninggal Terjatuh dari Mobil Box saat Bekerja Belum Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Disnaker Sikka Desak Perusahaan Penuhi Hak Korban
Keluarga Korban S.T.N Demo Kejari Sikka, Kajari Respon dengan Bidik Perkara Baru Dugaan Sumpah Palsu
Lansia 84 Tahun Asal Desa Hoder, Sikka yang Dilaporkan Hilang Akhirnya Ditemukan
Lansia 84 Tahun Asal Desa Hoder, Sikka Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Pencarian
Dosen Fakultas Hukum Unipa: Salah Tangkap Kasus Narkotika di Sikka Patut Dipertanyakan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:26 WITA

Sikka Darurat Kesehatan Jiwa: Angka ODGJ Tembus 1.236 Kasus, 25 Kasus Bunuh Diri

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:40 WITA

Terdakwa Anak Kasus Pembunuhan Noni Divonis 10 Tahun Penjara, Keluarga Korban Kecewa Berat

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:46 WITA

PT FTF Globalindo Akan Tata Ulang Taman Monumen Tsunami Maumere Jadi Ruang Publik Aktif Produktif Demi Dongkrak PAD Sikka

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:33 WITA

PT Citra Niaga Logistik Cabang Maumere Janji Berikan Santunan bagi Buruh yang Meninggal Terjatuh dari Mobil Boks saat Jam Kerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:28 WITA

Buruh Logistik yang Meninggal Terjatuh dari Mobil Box saat Bekerja Belum Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Disnaker Sikka Desak Perusahaan Penuhi Hak Korban

Berita Terbaru